Wawasan Polewali – Warga yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Mandar, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dibuat resah dengan kemunculan seekor buaya berukuran sekitar tiga meter. Penampakan reptil buas tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir dan sempat direkam oleh warga, lalu menyebar luas di media sosial.
Kemunculan buaya ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama warga yang sehari-hari beraktivitas di sekitar sungai.
Buaya Kerap Muncul di Tepian Sungai
Menurut keterangan warga setempat, buaya tersebut terlihat beberapa kali berjemur di bantaran sungai dan sesekali berenang mendekati permukiman. Keberadaannya menimbulkan rasa takut, khususnya bagi nelayan sungai, petani, serta anak-anak yang biasa bermain di sekitar aliran Sungai Mandar.
“Sudah beberapa kali terlihat, ukurannya besar sekali,” ujar salah seorang warga.
Aktivitas Warga Terganggu
Kemunculan buaya berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah warga memilih mengurangi aktivitas di sungai, seperti mandi, mencuci, atau mengambil air. Nelayan sungai pun mengaku khawatir saat memasang jaring atau perahu di tepian sungai.
Orang tua juga diminta lebih waspada dan melarang anak-anak bermain di sekitar bantaran sungai demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Diduga Buaya Muara dari Habitat Sekitar
Warga menduga buaya tersebut merupakan buaya muara yang terbawa arus atau keluar dari habitat aslinya. Sungai Mandar yang bermuara langsung ke laut dinilai menjadi jalur alami pergerakan satwa tersebut.
Perubahan lingkungan, ketersediaan pakan, serta kondisi cuaca juga diduga menjadi faktor yang mendorong buaya mendekati kawasan permukiman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/kemucnulan-buaya-di-Bantaran-Sungai.jpg)
Baca juga: Melaut Bersama Rekan, Nelayan di Polman Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Perahu
Aparat dan Pihak Terkait Diminta Turun Tangan
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait, seperti BKSDA dan aparat keamanan, segera turun tangan untuk melakukan pemantauan dan penanganan. Warga meminta adanya langkah antisipatif agar keberadaan buaya tidak membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kami berharap segera ada tindakan sebelum terjadi korban,” kata warga lainnya.
Imbauan Waspada bagi Masyarakat
Sementara itu, warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak mendekati area sungai tempat buaya sering muncul. Masyarakat juga diminta tidak mencoba menangkap atau mengusir buaya secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan.
Pelaporan cepat kepada aparat desa atau pihak berwenang diharapkan dapat membantu proses penanganan lebih lanjut.
Potensi Ancaman Keselamatan
Kemunculan buaya berukuran besar di wilayah permukiman dinilai sebagai potensi ancaman serius bagi keselamatan warga. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan kajian dan langkah penanganan, termasuk pemasangan peringatan di sekitar bantaran sungai.
Upaya edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi konflik manusia dan satwa liar juga dinilai penting untuk mencegah insiden berbahaya.
Harapan Penanganan Cepat dan Aman
Warga Sungai Mandar berharap penanganan dilakukan secara cepat, aman, dan tidak membahayakan manusia maupun satwa. Relokasi buaya ke habitat yang lebih aman dinilai sebagai solusi terbaik agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Hingga kini, warga masih memilih untuk meningkatkan kewaspadaan sambil menunggu langkah konkret dari pihak berwenang.





