Wawasan Polewali — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola data yang terpadu dan berkualitas melalui penyelenggaraan Forum Satu Data Kabupaten Polman Tahun 2025. Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis menyatukan berbagai data sektoral lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi mendukung perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan efektif.
Mendorong Integrasi Data Menuju Kebijakan yang Tepat
Dalam forum tersebut, Pemkab Polman menegaskan pentingnya integrasi data sektoral agar seluruh proses pengambilan keputusan di daerah didasarkan pada data yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sekda Polman yang mewakili Bupati menyampaikan bahwa pembangunan daerah modern tidak lagi bertumpu pada asumsi, tetapi pada data yang sinkron antarinstansi.
“Forum Satu Data ini menjadi momentum kita menyatukan persepsi dan memastikan tidak ada lagi tumpang tindih angka antarlembaga. Data yang baik menghasilkan kebijakan yang baik,” ujarnya.
Isu Utama yang Dibahas
Berbagai OPD memaparkan kondisi dan kebutuhan integrasi data di masing-masing sektor. Beberapa isu strategis yang menjadi sorotan antara lain:
-
Sinkronisasi data kependudukan dengan layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial.
-
Pemutakhiran data kemiskinan agar program perlindungan sosial lebih tepat sasaran.
-
Data infrastruktur dan wilayah untuk mendukung perencanaan pembangunan fisik dan investasi.
-
Integrasi data pelayanan publik seperti perizinan, UMKM, dan tata ruang.
Diskusi juga membahas peningkatan kualitas metadata serta mekanisme berbagi data antar-OPD melalui portal Satu Data Polman.

Baca juga: 10 Unit Chromebook Axio Milik SD 041 Lemo Polman Hilang Dicuri OTK
Penguatan Peran Walidata dan Produsen Data
Forum ini sekaligus mempertegas peran:
-
Walidata sebagai koordinator penyajian dan integrasi data,
-
Produsen data di setiap OPD sebagai penyedia data sektoral yang akurat,
-
Serta Pembina Data yang memastikan standar, kaidah, dan metodologi dipenuhi sesuai regulasi nasional Satu Data Indonesia.
Pemkab Polman menargetkan peningkatan kapasitas aparatur melalui pelatihan pengelolaan data, quality control, hingga tata kelola sistem informasi.
Mendukung Transformasi Digital Daerah
Langkah memperkuat Satu Data juga dinilai sejalan dengan visi transformasi digital yang sedang dipacu pemerintah daerah, terutama dalam mendorong integrasi layanan berbasis elektronik (SPBE).
Melalui data terpusat, Pemkab Polman berharap penyusunan program pembangunan menjadi lebih tepat, mulai dari penganggaran, monitoring, hingga evaluasi, serta mempermudah masyarakat mengakses informasi publik.
Komitmen Bersama untuk Data Berkualitas
Forum Satu Data 2025 ditutup dengan penandatanganan komitmen antar-OPD untuk mempercepat implementasi integrasi data, memperbaiki kualitas data sektoral, serta meningkatkan keterbukaan informasi.
Pemkab menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Polman sangat dipengaruhi oleh ketersediaan data yang dapat dipercaya.
“Dengan data yang berkualitas, kita bisa memastikan pembangunan berjalan lebih terarah dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Sekda Polman.
Dengan forum ini, Polman menegaskan langkah maju menuju tata kelola data yang lebih modern, transparan, dan mendukung pembangunan berkelanjutan tahun 2025.

