Wawasan Polewali – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Pemkab Polman) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas sekaligus Penganugerahan Role Model Award Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah serta meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang berintegritas, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.
Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan daerah, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, serta ASN di lingkungan Pemkab Polman. Kegiatan berlangsung khidmat namun penuh semangat, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi Antar Perangkat Daerah
Rakor Sinergitas digelar sebagai upaya menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antar perangkat daerah dalam menjalankan program pembangunan. Dalam arahannya, pimpinan daerah menekankan pentingnya kerja sama yang solid, komunikasi yang efektif, serta integrasi program agar pelaksanaan pembangunan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Sinergitas antar organisasi perangkat daerah dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Sinergi dan kolaborasi menjadi fondasi utama untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar salah satu pejabat dalam sambutannya.
Penganugerahan Role Model Award ASN 2025
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Polman juga memberikan Role Model Award ASN 2025 kepada sejumlah aparatur yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, kinerja unggul, serta menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai ASN berakhlak.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen ASN dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Diharapkan, para penerima penghargaan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi ASN lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dan etos kerja.
“Penghargaan ini bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga tanggung jawab moral untuk terus menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing,” ungkap pimpinan daerah.

Baca juga: Polman Mantapkan Integrasi Data Sektoral Lewat Forum Satu Data 2025
Momentum Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia)
Rangkaian kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) sebagai pengingat pentingnya upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintahan. Melalui peringatan ini, Pemkab Polman menegaskan komitmennya dalam membangun budaya antikorupsi dan meningkatkan integritas aparatur.
Dalam peringatan Hakordia, disampaikan pesan moral agar seluruh ASN menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dorong Birokrasi Bersih dan Melayani
Pemkab Polman menegaskan bahwa penerapan nilai integritas dan profesionalisme ASN harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap lini pemerintahan. Melalui Rakor Sinergitas, Role Model Award, dan peringatan Hakordia, diharapkan tercipta birokrasi yang bersih, melayani, serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya reformasi birokrasi yang terus didorong pemerintah daerah guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintahan.
Komitmen Berkelanjutan untuk Pelayanan Publik Berkualitas
Menutup rangkaian kegiatan, pimpinan daerah mengajak seluruh ASN untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi dan motivasi dalam meningkatkan kinerja serta integritas. Pemkab Polman berkomitmen untuk terus mendorong inovasi, sinergitas, dan budaya kerja yang berlandaskan nilai antikorupsi.
“Dengan sinergi yang kuat dan ASN yang berintegritas, kita optimistis dapat mewujudkan Polewali Mandar yang lebih maju, bersih, dan melayani,” tutupnya.





