, , ,

Peduli Ojol, Pemprov Sulbar Bersama Pemkab Polman Bagikan Bantuan Beras 200 Paket

oleh -1202 Dilihat

Polewali Mandar – Wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal, ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) bersama Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Pemkab Polman). Melalui program sosial, keduanya menyalurkan 200 paket bantuan beras untuk para pengemudi ojek online (ojol) yang beroperasi di wilayah Polman.

Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah

Bantuan beras tersebut diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Pemprov Sulbar dan Pemkab Polman dalam acara sederhana di halaman kantor bupati. Para pengemudi ojol terlihat antusias menghadiri kegiatan itu, mengingat bantuan pangan sangat berarti di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.

Penyaluran ini juga menjadi bagian dari program jaring pengaman sosial pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang rentan terdampak inflasi dan kenaikan harga bahan pokok.

“Beras adalah kebutuhan utama. Kami ingin memastikan para pengemudi ojol tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar keluarga mereka,” ujar salah satu pejabat Pemprov Sulbar yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ojol, Pahlawan Transportasi Modern

Para pengemudi ojol saat ini tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari antar jemput penumpang hingga layanan pesan-antar makanan dan barang.

Wakil Bupati Polman dalam sambutannya menyebut bahwa ojol adalah pahlawan transportasi modern yang kehadirannya sangat membantu mobilitas warga. Karena itu, sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian lebih kepada mereka.

“Kami tahu betul bagaimana beratnya perjuangan para pengemudi ojol di lapangan, mulai dari cuaca panas, hujan, hingga risiko lalu lintas. Bantuan ini mungkin tidak besar, tapi kami harap bisa meringankan beban mereka,” ucapnya.

Pemprov Sulbar
Pemprov Sulbar

Baca juga: Tak Perlu Panci, Air Panas di Bulo Polman Bisa Masak Telur di Alam Terbuka

Harapan Agar Bantuan Berkelanjutan

Salah satu penerima bantuan, Rahmat (32), mengaku bersyukur dengan adanya pembagian beras ini. Ia menilai perhatian pemerintah terhadap ojol merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras mereka.

“Terima kasih banyak, ini sangat membantu. Apalagi harga beras sekarang kadang naik turun, jadi bantuan seperti ini memang kami butuhkan. Mudah-mudahan program ini bisa berkelanjutan,” ungkap Rahmat.

Para pengemudi ojol lainnya pun berharap agar pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga memikirkan program jangka panjang, misalnya subsidi BBM khusus untuk ojol atau pelatihan peningkatan keterampilan agar mereka memiliki peluang usaha tambahan.

Pemerintah Janjikan Evaluasi dan Tindak Lanjut

Menanggapi aspirasi tersebut, pihak Pemprov Sulbar menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kebutuhan pekerja sektor informal seperti ojol. Jika memungkinkan, program bantuan akan diperluas tidak hanya berupa beras, tetapi juga dukungan lain seperti asuransi kesehatan, subsidi, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Ke depan, kami tidak ingin hanya memberikan bantuan sifatnya konsumtif, tetapi juga produktif. Misalnya, pelatihan kewirausahaan agar para pengemudi ojol punya keterampilan tambahan,” jelas pejabat Pemprov Sulbar.

Penutup

Penyaluran 200 paket beras untuk para pengemudi ojol di Polman menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok masyarakat pekerja informal. Meski sederhana, bantuan ini disambut hangat dan dianggap sebagai bentuk perhatian sekaligus dukungan moral. Dengan langkah kecil ini, Pemprov Sulbar dan Pemkab Polman menunjukkan bahwa hadirnya pemerintah di tengah rakyat adalah kunci dalam menjaga semangat kebersamaan dan solidaritas sosial.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.