, ,

Momentum Maulid Nabi di Lapeo, Pemkab Polman Serukan Kepemimpinan Berakhlak dan Masjid Jadi Pusat Peradaban

oleh -1430 Dilihat

Wawasan Polewali – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Syuhada Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, berlangsung khidmat dan meriah, Minggu (14/9/2025). Ribuan jamaah memadati masjid yang dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan terbesar di Sulawesi Barat itu.

Dalam momentum sakral tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polman menyerukan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kepemimpinan.

Bupati Tekankan Kepemimpinan Berakhlak

Bupati Polman dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi harus menjadi refleksi bagi seluruh umat Islam, khususnya para pemimpin, agar menempatkan akhlak sebagai dasar utama dalam memimpin.

“Rasulullah adalah teladan dalam segala hal, terutama dalam kepemimpinan yang jujur, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Kita berharap para pemimpin, baik di pemerintahan maupun masyarakat, mampu meneladani beliau,” ujar Bupati.

Ia juga mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar kekuasaan, melainkan tanggung jawab moral yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT dan rakyat.

Masjid Sebagai Pusat Peradaban

Selain soal kepemimpinan, Pemkab Polman menekankan pentingnya masjid sebagai pusat peradaban umat. Masjid bukan hanya tempat ibadah, melainkan juga wadah pembinaan generasi muda, pendidikan agama, hingga penguatan ukhuwah Islamiyah.

“Dulu Rasulullah membangun peradaban Islam dimulai dari masjid. Mari kita hidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat, baik untuk pengajian, diskusi, maupun pemberdayaan umat,” kata Bupati.

Maulid Nabi
Maulid Nabi

Baca juga: Warga Alu Demo Tuntut Bupati Polman Perbaikan Jalan Rusak 18 Km

Antusiasme Jamaah di Lapeo

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Syuhada Lapeo berlangsung meriah dengan lantunan shalawat, doa bersama, dan ceramah agama. Warga dari berbagai desa sekitar Campalagian bahkan rela datang sejak pagi demi mengikuti acara tersebut.

Seorang jamaah, Abdul Rahman (55), mengaku bersyukur bisa menghadiri kegiatan ini. “Setiap tahun, peringatan Maulid di Lapeo selalu ramai. Ini bukan hanya soal tradisi, tapi juga momen memperkuat keimanan dan kebersamaan,” tuturnya.

Ceramah Ustaz: Teladani Akhlak Nabi

Acara juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh seorang ustaz ternama dari Sulawesi Barat. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan jamaah agar meneladani sifat Nabi Muhammad SAW, seperti kejujuran, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.

“Kalau setiap pemimpin dan rakyat meneladani akhlak Nabi, insyaallah masyarakat kita akan semakin sejahtera, aman, dan penuh keberkahan,” ucap sang ustaz.

Penutup

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Syuhada Lapeo menjadi momentum berharga bagi Pemkab Polman dan masyarakat untuk memperkuat spiritualitas sekaligus membangun komitmen kepemimpinan berakhlak. Dengan menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat peradaban, Polman berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.