, , , ,

Mobil Pengisi ATM Bank BUMN Terbakar di Polman, Uang Rp4,6 Miliar Diduga Ikut Hangus

oleh -498 Dilihat

Wawasan Polewali – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada Selasa. Sebuah mobil pengisi uang ATM milik salah satu bank BUMN dilaporkan terbakar hebat di ruas Jalan Poros Polman–Mamasa, tepatnya di wilayah Kecamatan Balanipa.

Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan warga dan pengguna jalan yang melintas. Api yang membesar dengan cepat membuat kendaraan yang membawa uang miliaran rupiah itu hangus terbakar hampir seluruhnya.

Terbakar Saat Dalam Perjalanan

Menurut informasi awal yang dihimpun, mobil operasional jenis minibus boks khusus pengangkut uang (cash in transit) itu sedang dalam perjalanan untuk mengisi beberapa mesin ATM di wilayah Polman bagian utara. Di dalam mobil tersebut terdapat tiga orang petugas keamanan dan satu sopir.

Sekitar pukul 11.30 WITA, api tiba-tiba muncul dari bagian mesin kendaraan. Sopir yang menyadari adanya asap tebal segera menghentikan laju mobil dan meminta seluruh penumpang keluar. Tak lama berselang, kobaran api semakin membesar hingga melahap seluruh bagian kendaraan.

“Awalnya terlihat asap tipis dari depan, tiba-tiba langsung membesar. Petugas sempat mencoba memadamkan api dengan alat pemadam yang dibawa, tapi tidak berhasil,” ujar Darmawan (39), warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.

Uang Diduga Ikut Hangus

Kebakaran hebat itu juga diduga menghanguskan seluruh isi mobil, termasuk uang tunai senilai sekitar Rp4,6 miliar yang hendak didistribusikan ke sejumlah ATM di Polman.

“Jumlah pastinya masih kami pastikan, namun berdasarkan laporan awal dari petugas bank, uang yang dibawa diperkirakan mencapai Rp4,6 miliar,” kata Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai, S.I.K., saat dikonfirmasi awak media.

Ia menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti. Termasuk di antaranya serpihan uang yang terbakar dan sisa dokumen pengiriman dari mobil tersebut.

Mobil Pengisi ATM
Mobil Pengisi ATM

Baca juga: Polman Beralih ke Sistem Pengolahan Sampah Modern, Bupati Tinjau Uji Coba Incinerator

Tidak Ada Korban Jiwa

Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Seluruh awak kendaraan berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

“Kami bersyukur semua petugas selamat. Hanya saja, seluruh uang dan dokumen di dalam mobil tidak dapat diselamatkan,” ujar Kepala Cabang Bank BUMN Polman, yang enggan disebut namanya.

Ia juga memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan mengganggu operasional layanan ATM di wilayah Polman, karena pihak bank segera melakukan koordinasi untuk menambah pasokan uang baru dari cabang terdekat.

Dugaan Awal: Korsleting Mesin

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting pada sistem kelistrikan mesin mobil. Dugaan ini diperkuat oleh keterangan saksi dan petugas pengamanan yang berada di lokasi.

“Masih dalam proses penyelidikan, namun indikasi awal memang mengarah ke korsleting. Kami akan memanggil tim teknis dan pihak bank untuk melakukan pemeriksaan mendalam,” jelas Kapolres Rifai.

Selain itu, tim dari Inafis Polres Polman juga telah mengambil sampel bekas kebakaran untuk memastikan tidak ada unsur kesengajaan atau tindak kriminal dalam peristiwa ini.

Warga Berkerumun Saksikan Api

Kejadian ini sempat menarik perhatian warga yang melintas di jalur utama tersebut. Beberapa di antara mereka merekam detik-detik kebakaran dan menyebarkannya melalui media sosial, sehingga kabar itu dengan cepat viral di Polman dan sekitarnya.

Petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Balanipa tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian. Meski api berhasil dipadamkan, seluruh bagian mobil sudah hangus total, menyisakan hanya rangka logam dan abu uang kertas.

“Api sangat besar karena mungkin ada bahan mudah terbakar di dalam mobil. Warga sempat membantu, tapi sulit karena panasnya luar biasa,” tutur Darmawan.

Bank Lakukan Evaluasi Prosedur Keamanan

Pihak bank BUMN yang bersangkutan menyampaikan pernyataan resmi beberapa jam setelah kejadian. Mereka menegaskan bahwa seluruh prosedur pengamanan pengiriman uang telah dijalankan sesuai standar, dan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa.

“Kami berkomitmen untuk memastikan keamanan operasional, termasuk transportasi uang tunai. Saat ini kami fokus pada penanganan internal dan koordinasi dengan aparat kepolisian,” ujar Head of Corporate Communication Bank BUMN dalam keterangan tertulis.

Penutup: Investigasi Masih Berlanjut

Hingga kini, tim gabungan dari Polres Polman dan Unit Keamanan Bank masih melakukan penyelidikan lanjutan. Mereka akan menelusuri penyebab pasti kebakaran serta memastikan total kerugian akibat insiden tersebut.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan spekulasi atau video kebakaran tanpa keterangan resmi dari pihak berwenang.

“Yang jelas, kasus ini kami tangani secara transparan dan profesional. Kami pastikan semua pihak akan dilibatkan dalam investigasi,” tegas Kapolres Rifai.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap armada pengangkut uang yang membawa aset berisiko tinggi, agar setiap prosedur keselamatan benar-benar dijalankan secara maksimal.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.