Wawasan Polewali – Seorang nelayan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ditemukan meninggal dunia di atas perahu saat melaut bersama rekannya. Peristiwa tragis ini mengundang duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat nelayan setempat.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa saat perahu yang digunakan untuk melaut berada di perairan sekitar wilayah pesisir Polman.
Ditemukan Rekan Saat Melaut
Peristiwa tersebut diketahui ketika rekan korban menyadari kondisi korban yang tidak lagi bergerak di atas perahu. Awalnya, korban dan rekannya melaut seperti biasa untuk mencari ikan. Namun, di tengah aktivitas melaut, korban tiba-tiba tergeletak dan tidak memberikan respons.
Rekan korban kemudian berupaya memastikan kondisi korban, namun tidak menemukan tanda-tanda kehidupan.
“Saat ditegur dan dibangunkan, korban sudah tidak merespons,” ungkap salah seorang nelayan setempat.
Upaya Kembali ke Darat
Setelah menyadari korban meninggal dunia, rekan korban segera membawa perahu kembali ke daratan dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta pihak berwenang. Setibanya di pantai, jenazah korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Warga sekitar turut membantu proses evakuasi dan memberikan dukungan kepada keluarga yang berduka.
Dugaan Penyebab Meninggal Dunia
Berdasarkan keterangan awal, korban diduga meninggal dunia akibat faktor kesehatan. Namun demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan saksi, termasuk rekan korban yang berada di perahu saat kejadian.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar petugas.
Penanganan oleh Aparat dan Tenaga Medis
Jenazah korban sempat diperiksa oleh tenaga medis guna memastikan kondisi dan penyebab kematian. Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan tidak ditemukan hal mencurigakan, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi lebih lanjut.
Duka Mendalam Warga Pesisir
Kabar meninggalnya nelayan tersebut menyebar cepat di kalangan masyarakat pesisir Polman. Korban dikenal sebagai sosok pekerja keras dan ramah di lingkungan tempat tinggalnya.
Sejumlah warga dan sesama nelayan tampak mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Risiko Tinggi Profesi Nelayan
Peristiwa ini kembali mengingatkan akan tingginya risiko profesi nelayan, yang tidak hanya menghadapi ancaman cuaca dan gelombang laut, tetapi juga risiko kesehatan saat berada jauh dari daratan.
Pihak terkait mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melaut dan tidak memaksakan diri jika sedang kurang fit.
Imbauan Keselamatan Melaut
Aparat setempat juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama melaut, termasuk membawa perlengkapan keselamatan dan memastikan komunikasi antar awak perahu berjalan dengan baik.
“Kami mengimbau para nelayan untuk selalu waspada dan saling memperhatikan kondisi rekan saat melaut,” ujar petugas.
Harapan dan Kepedulian Pemerintah
Pemerintah daerah diharapkan dapat terus memberikan perhatian kepada para nelayan, baik melalui layanan kesehatan, jaminan sosial, maupun edukasi keselamatan kerja di laut. Perlindungan terhadap nelayan dinilai penting mengingat peran strategis mereka dalam mendukung ketahanan pangan.
Peristiwa duka ini menjadi pengingat pentingnya perhatian bersama terhadap keselamatan dan kesejahteraan nelayan.

