Wawasan Polewali — Kondisi memprihatinkan dialami seorang lansia penderita kanker di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Hidup dalam keterbatasan ekonomi dan tanpa perawatan medis memadai, ia hanya bisa berbaring lemah di rumah sederhana sambil menahan rasa sakit yang terus menggerogoti tubuhnya. Situasi ini mengundang keprihatinan masyarakat dan membuka harapan agar para dermawan maupun pemerintah segera turun tangan.
Hidup di Rumah Sederhana, Perawatan Sangat Terbatas
Lansia yang diketahui menderita kanker sejak beberapa waktu terakhir itu tinggal bersama keluarga yang juga mengalami keterbatasan ekonomi. Rumah panggung yang sudah rapuh menjadi tempatnya menjalani hari-hari dengan rasa sakit yang semakin parah.
Menurut keterangan keluarga, mereka tidak mampu membawa pasien ke fasilitas kesehatan secara rutin. Selain biaya transportasi, kebutuhan obat-obatan, perawatan, hingga makan sehari-hari pun sulit terpenuhi.
“Kadang hanya bisa dikompres atau diberi obat seadanya. Kami tidak punya uang untuk bawa berobat,” ungkap salah satu anggota keluarga dengan suara bergetar.
Kondisi Tubuh Semakin Melemah
Penyakit yang diderita lansia itu menyebabkan luka di beberapa bagian tubuhnya semakin membesar, mengeluarkan bau tidak sedap, dan membuatnya sulit bergerak. Ia lebih banyak terbaring, hanya sesekali duduk dengan bantuan keluarga.
Warga sekitar mengaku sering datang membantu, namun keterbatasan membuat upaya mereka hanya sekadar dukungan moral dan bantuan kecil ala kadarnya.
“Kami kasihan, tapi apa daya. Semoga pemerintah bisa cepat bantu,” ujar salah satu tetangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Seorang-wanita-bernama-Mori-80-hidup-memprihatinkan-akibat-derita-penyakit-kanker-payudara.jpg)
Harapan Bantuan dari Pemerintah dan Dermawan
Situasi yang dialami lansia ini menjadi perhatian publik setelah beberapa warga melaporkan kondisi tersebut kepada relawan kemanusiaan. Mereka berharap ada bantuan dari dinas kesehatan, pemerintah desa, hingga pemerintah daerah agar penderita bisa segera mendapatkan perawatan layak.
Relawan kemanusiaan berharap pemerintah dapat melakukan langkah cepat, termasuk:
-
Pemeriksaan medis langsung ke rumah
-
Bantuan obat-obatan
-
Bantuan kursi roda dan peralatan perawatan
-
Rujukan ke rumah sakit jika memungkinkan
-
Bantuan sosial untuk keluarga
“Kondisinya benar-benar butuh penanganan segera. Ini bukan hanya soal sakit, tapi soal kemanusiaan,” kata salah satu relawan.
Warga Serukan Kepedulian Bersama
Masyarakat Polman yang mengetahui kondisi ini mulai menyebarkan informasi melalui media sosial, berharap ada dermawan yang terketuk hatinya membantu. Mereka juga mengajak organisasi kemanusiaan di Sulawesi Barat untuk turun langsung meninjau kondisi pasien.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat, terutama lansia, yang berjuang sendirian menghadapi penyakit berat tanpa akses kesehatan yang memadai. Warga berharap kejadian serupa tidak lagi terabaikan dan menjadi perhatian serius pemerintah.





