Polewali Mandar – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar kembali menorehkan sejarah penting dalam tata kelola birokrasi. Bupati Polewali Mandar secara resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, bersamaan dengan 79 pejabat struktural dan 1 pejabat fungsional dalam sebuah prosesi khidmat di Aula Kantor Bupati, Rabu (4/9).
Momentum Strategis dalam Reformasi Birokrasi
Pelantikan ini dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat roda pemerintahan daerah. Sekda definitif yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi motor penggerak birokrasi, sekaligus menjembatani koordinasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya peran Sekda dalam menjaga sinergi dan efektivitas kinerja pemerintahan. “Sekretaris Daerah adalah jabatan kunci yang memegang peran strategis dalam merumuskan kebijakan serta memastikan setiap program berjalan sesuai visi misi daerah,” ujar Bupati.
79 Pejabat Struktural: Perkuat Kinerja Lini OPD
Selain pelantikan Sekda, sebanyak 79 pejabat struktural juga diambil sumpah jabatannya. Mereka tersebar di berbagai OPD, mulai dari eselon II, III, hingga IV. Para pejabat tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan birokrasi modern dengan mengedepankan profesionalitas, integritas, serta pelayanan publik yang optimal.
Bupati menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan adalah hal lumrah dalam dinamika pemerintahan. “Mutasi bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari penyegaran organisasi. Saya berharap saudara-saudara yang baru dilantik bisa segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik,” tambahnya.

Baca juga: DPRD Polewali Mandar Gelar Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2025
Pejabat Fungsional: Spesialisasi untuk Pelayanan Publik
Di samping pejabat struktural, terdapat pula 1 pejabat fungsional yang dilantik. Jabatan fungsional dipandang penting karena menitikberatkan pada keahlian spesifik yang dibutuhkan masyarakat. Dengan adanya pejabat fungsional baru, diharapkan pelayanan publik semakin profesional dan tepat sasaran.
Pesan Khusus untuk Aparatur
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Polewali Mandar menyampaikan pesan khusus kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjunjung tinggi nilai disiplin, loyalitas, serta komitmen terhadap pelayanan masyarakat. Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar posisi prestisius.
“Jangan jadikan jabatan ini sebagai kebanggaan pribadi, tapi sebagai ladang pengabdian. Saudara-saudara adalah pelayan masyarakat, maka bekerja dengan hati dan integritas adalah keharusan,” tegas Bupati dengan penuh penekanan.
Dukungan dari ASN dan Masyarakat
Pelantikan ini turut disaksikan sejumlah pejabat tinggi daerah, pimpinan OPD, serta perwakilan DPRD Polewali Mandar. Banyak pihak menyambut positif langkah tersebut karena diyakini mampu memperkuat sistem birokrasi daerah.
Beberapa ASN menilai pelantikan ini adalah langkah tepat untuk menyegarkan organisasi dan memperkuat pelayanan publik. Sementara itu, masyarakat berharap pejabat baru mampu menghadirkan perubahan nyata, terutama dalam peningkatan kualitas layanan pemerintahan di tingkat kabupaten.
Penutup
Dengan dilantiknya Sekda definitif, 79 pejabat struktural, dan 1 pejabat fungsional, Kabupaten Polewali Mandar menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dalam tata kelola pemerintahan. Langkah ini diharapkan menjadi titik awal penguatan birokrasi yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Prosesi pelantikan bukan hanya seremonial, melainkan juga momentum pengingat bahwa setiap pejabat memegang tanggung jawab besar. Harapan kini tertuju pada mereka untuk membawa Polewali Mandar menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel.





