Wawasan Polewali – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) memberikan pelatihan keterampilan pengelasan (las) kepada para pemuda di Kecamatan Bulo. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang ekonomi bagi generasi muda di wilayah pedesaan.
Pelatihan tersebut disambut antusias oleh para pemuda setempat yang melihat keterampilan las sebagai peluang usaha dan bekal kemandirian di masa depan.
Program Nonfisik TMMD Fokus Pemberdayaan Pemuda
Selain pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD juga menaruh perhatian besar pada kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung peningkatan kualitas masyarakat. Pelatihan las dipilih karena keterampilan ini dinilai memiliki prospek kerja yang luas dan dapat langsung diterapkan di lingkungan sekitar.
“TMMD tidak hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga membangun manusianya. Keterampilan las ini diharapkan bisa menjadi bekal pemuda untuk mandiri secara ekonomi,” ujar salah satu personel Satgas TMMD.
Pelatihan Praktis dan Aplikatif
Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali pengetahuan dasar tentang teknik pengelasan, keselamatan kerja, serta praktik langsung menggunakan peralatan las. Materi disampaikan secara bertahap agar mudah dipahami oleh peserta yang sebagian besar belum memiliki pengalaman sebelumnya.
Pendekatan praktik langsung membuat peserta lebih cepat memahami teknik dasar pengelasan, mulai dari penyambungan besi hingga pembuatan konstruksi sederhana.

Baca juga: Tanggul Saluran Pembuangan Air di Lampoko Polman Jebol, 50 Hektar Sawah Terendam
Antusiasme Pemuda Bulo Ikuti Pelatihan
Puluhan pemuda Bulo tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka berharap keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha bengkel las kecil-kecilan maupun bekerja di sektor konstruksi.
“Kami senang bisa ikut pelatihan ini. Ilmunya sangat bermanfaat dan bisa jadi modal usaha ke depan,” ungkap salah satu peserta.
Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap keterampilan praktis yang memiliki nilai ekonomi.
Dorong Kemandirian dan Pengurangan Pengangguran
Pelatihan keterampilan las ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran di wilayah pedesaan. Dengan memiliki keterampilan teknis, para pemuda diharapkan tidak hanya bergantung pada sektor pertanian, tetapi juga memiliki alternatif mata pencaharian.
Satgas TMMD menilai pemberdayaan pemuda merupakan investasi jangka panjang dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Sinergi TNI dan Masyarakat
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa, baik dari sisi fisik maupun nonfisik. Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat tidak hanya membawa pembangunan, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat.
Masyarakat Bulo pun mengapresiasi langkah TMMD yang dinilai tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan riil warga, khususnya generasi muda.
Harapan Berkelanjutan Pascakegiatan TMMD
Satgas TMMD berharap keterampilan las yang diberikan tidak berhenti setelah program selesai, tetapi terus dikembangkan oleh para pemuda. Pemerintah desa dan pihak terkait diharapkan dapat melanjutkan pembinaan agar keterampilan tersebut benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, pemuda Bulo diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa dan berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.