Wawasan Polewali – Hujan disertai angin kencang melanda Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah atap rumah warga. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan membuat warga panik, terutama mereka yang berada di dalam rumah saat angin kencang menerjang.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini mengakibatkan kerugian material dan memaksa beberapa warga melakukan perbaikan darurat guna melindungi rumah dari hujan.
Angin Kencang Datang Mendadak
Berdasarkan keterangan warga setempat, angin kencang terjadi bersamaan dengan hujan berintensitas sedang hingga lebat. Tiupan angin yang cukup kuat menyebabkan atap rumah, terutama yang berbahan seng dan asbes, terangkat bahkan sebagian beterbangan.
Kondisi tersebut membuat warga harus segera menyelamatkan barang-barang di dalam rumah agar tidak terkena air hujan maupun tertimpa material atap yang rusak.
Sejumlah Rumah Alami Kerusakan
Akibat peristiwa tersebut, beberapa rumah warga di Anreapi dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang, dengan kerusakan dominan pada bagian atap. Beberapa lembar seng terlepas, rangka atap bergeser, dan plafon rumah ikut terdampak.
Warga yang terdampak langsung melakukan perbaikan sementara menggunakan terpal atau bahan seadanya agar air hujan tidak masuk ke dalam rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/angin-kencang-di-polman.jpg)
Baca juga: Solar Langka Jelang Nataru, Roda Ekonomi Polman Terancam Mandek
Warga Diminta Tetap Waspada
Menyusul kejadian itu, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Perubahan cuaca yang cepat, disertai angin kencang dan hujan, dinilai masih berpotensi melanda wilayah Polewali Mandar dalam beberapa waktu ke depan.
Warga juga diingatkan untuk mengamankan benda-benda di sekitar rumah yang berpotensi terbawa angin serta memperkuat struktur atap guna mengurangi risiko kerusakan.
Aparat dan Pemerintah Desa Lakukan Pemantauan
Pemerintah desa bersama aparat setempat melakukan pemantauan di lokasi terdampak untuk memastikan kondisi warga serta mendata kerusakan rumah. Pendataan ini penting sebagai dasar untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan pemberian bantuan bagi warga yang mengalami kerusakan cukup parah.
Pemerintah desa juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan apabila cuaca ekstrem kembali terjadi.
Tidak Ada Korban Jiwa
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa angin kencang tersebut. Warga bersyukur kejadian terjadi saat sebagian besar aktivitas masih berada di dalam rumah, sehingga risiko cedera dapat diminimalisir.
Meski demikian, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan angin kencang.
Harapan Bantuan dan Perbaikan
Warga terdampak berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah untuk membantu perbaikan rumah yang rusak. Bantuan material bangunan maupun dukungan logistik sangat dibutuhkan agar rumah warga dapat kembali layak huni.
Pemerintah daerah diharapkan terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi risiko bencana hidrometeorologi.





